Langsung ke konten utama

Panduan Investasi Modal Kecil

 

Investasi Modal Kecil

Tak selamanya investasi harus dengan modal besar. Faktanya, banyak investasi yang bisa dimulai dengan modal kecil. Bahkan, kamu bisa menemukan investasi modal kecil dengan keuntungan cukup besar. Tapi, sebaiknya kamu pahami dulu pengertian investasi dan jenis-jenisnya sebelum memulai.

Apa Itu Investasi Modal Kecil?

Investasi dengan modal kecil artinya produk investasi tersebut membutuhkan modal awal minim. Jadi, kamu sebagai investor tak perlu menyiapkan modal awal besar untuk mendapatkan return. Besar kecilnya modal yang diperlukan tergantung produk investasinya. Tapi, saat ini banyak investasi yang sudah bisa dimulai hanya dengan puluhan ribu rupiah saja.

Itulah kenapa banyak pemula yang mulai melakukan investasi kecil-kecilan dari hasil menyisihkan uang jajan atau gaji mereka. Dengan modal yang kecil, resikonya juga tentu relative kecil.

Apa Saja Investasi Modal Kecil yang Bisa Kamu Coba?

Logam Mulia

Semua orang tahu, investasi logam mulia sangat banyak peminatnya. Kamu bisa berinvestasi mulai dari 0,5 gr hingga 100 gr. Investasi logam mulia sangat bagus karena harganya stabil dan cenderung naik.

Reksa Dana

Selain bisa dimulai dengan modal kecil, investasi reksa dana juga menawarkan return yang cukup tinggi. Meski resikonya agak tinggi, kamu tak perlu khawatir jika memulai dengan modal kecil. Dikelola oleh manager investasi professional, reksa dana cukup aman bagi kalian yang ingin memulai investasi. Agar lebih aman, kamu harus memilih perusahaan dengan reputasi yang bagus.

Saham

Anggapan bermain saham memerlukan modal besar tak selamanya benar. Di Indonesia sendiri, banyak saham dijual dengan harga kurang dari 2 ribu rupiah. Tentu saja modal yang sangat kecil ini membuatnya cocok untuk siapapun termasuk pemula yang belum berpengalaman. Agar mendapat untung, kamu harus memilih berinvestasi saham ke perusahaan yang punya kredibilitas baik. Butuh kesabaran untuk bisa mendapatkan hasil maksimal dari investasi saham.

Tabungan Emas

Emas selalu menjadi favorit untuk berinvestasi. Nilainya yang terus naik dan tidak terdampak inflasi membuat emas sangat digemari semua orang. Harga per gramnya memang cukup tinggi. Tapi, kamu tetap bisa memulai investasi emas dengan modal minim dengan tabungan emas. Dengan tabungan emas, kamu bisa membeli emas mulai dari 0,01 gr sehingga harganya sangat terjangkau.

Asuransi Jiwa + Unit Link

Alternatif lain adalah asuransi jiwa + unit link. Asuransi jiwa unit link adalah kontrak asuransi yang memberi manfaat perlindungan dengan premi rendah, termasuk manfaat perlindungan asuransi kematian & sekaligus investasi. Tapi, tentu saja ada untung-ruginya melakukan investasi ini. Semua kembali ke kebutuhan & kenyamanan masing-masing.

Emas Batangan

Banyak orang mengincar berinvstasi emas Batangan karena dinilai sangat aman & pasti untung. Emas memang memiliki daya Tarik tersendiri. Meski harganya kadang naik-turun, tapi rata-rata emas selalu mengalami kenaikan harga tiap tahunnya. Untuk berinvestasi emas Batangan, kamu mungkin perlu menabung dulu karena harganya yang tidak murah.

Barang Koleksi

Barang koleksi bisa jadi asset yang menjanjikan di masa mendatang. Pasalnya, investasi tak melulu soal reksadana atau emas. Misalnya saja barang koleksi lego yang harganya cukup mahal sekarang. Padahal, dulunya harga lego sangat murah. Itulah kenapa kamu juga bisa mencoba berinvestasi di barang-barang koleksi. Tapi, kamu harus pintar berpikirjauh ke depan & membaca trend dari barang-barang koleksi tersebut.

P2P Lending

Satu lagi alternatif untuk investasi adalah P2P Lending, yang menghubungkan pemberi pinjaman dan peminjam. Kamu di sini sebagai pemberi pinjaman sedangkan peminjamnya kebanyakan adalah pelaku UKM untuk modal usaha.

P2P Lending Mulai dari 100 RIbu

Investasi P2P Lending Indonesia bisa diikuti dengan modal kecil, mulai dari 100 ribu rupiah saja. Bahkan, ada juga yang menyediakan asuransi. Jadi, kalau ada peminjam gagal membayar, dana yang dipinjamkan akan diganti pihak asuransi. Bunga yang ditawarkan rata-rata mencapai 10,5% per tahun. Dengan investasi P2P Lending, artinya kamu juga berkontribusi untuk ekonomi nasional karena sudah melakukan pendanaan untuk UKM. Masih bingung di mana bisa memulai investasi P2P Lending? Akseleran tempatnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasir Pintar untuk Mengembangan Bisnis Digital

Jalur khusus sepeda DKI